Beberapa keyakinan Kristen yang penting sebagai dasar iman :
- Meyakini Tuhan adalah satu Tuhan dalam 3 oknum (Trinitas).
- Meyakini bahwa manusia Yesus adalah satu oknum yang sama dengan Tuhan Yang Maha Kuasa pada saat yang sama.
- Keselamatan bergantung pada kematian Yesus di kayu salib karena hal tersebut adalah sebuah penebusan atas dosa-dosa manusia (ini menjadi inti dari injil)
Pengampunan dosa agar bisa selamat, masuk surga, dikatakan adalah melalui kematian Yesus di kayu salib. Pada Matius 6 : 15 "Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu". Jadi, apakah atau manakah yang lebih pasti bisa menyelamatkan, kematian Yesus di kayu salib atau perilaku mengampuni orang lain ?
Salah satu keyakinan dasar umat Islam ; melaksanakan rukun Islam.
5 rukun Islam tersebut adalah :
- Bersaksi tiada tuhan selain Allah
- Shalat
- Zakat
- Puasa
- Haji
Matius 5 : 17-19 : (menurut terjemahan Alkitab versi bahasa Indonesia yang disusun oleh Lembaga Alkitab Indonesia (Jakarta, 2001))
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu : Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat paling rendah di dalam Kerajaan Sorga, tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga"cat :
- Kata-kata Yesus ini ditujukan untuk mereka-mereka yang pada saat itu butuh diyakinkan bahwa Yesus akan menegakkan hukum atau tidak/ setia terhadap pembacaan Taurat, kitab Musa.
- Hukum Taurat yang dimaksud adalah kesepuluh hukum (Ten Commandments) dan kemudian dari bagian-bagian lain kitab Musa (baca Kitab Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan)
Matius 6 : 1-4, pilar ibadah pertama adalah pemberian sedekah
"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu disorga. Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu : sesungguhnya mereka sudah mendapatkan upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalaskannya kepadamu"Cat :
- Diterjemahkan menggunakan Alkitab versi bahasa Indonesia dari Lembaga Alkitab Indonesia tahun 2001
- Pada ayat ini diberitahu bahwa sedekah adalah kewajiban agama.
"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau berdoa masuklah kedalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyiakan membalasnya kepadamu. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian :Cat :
Bapa kami yang disorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnyadan ampunilah kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami kedalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kai dari yang jahat [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin].
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu"
- Dalam Khotbah diatas bukit ini Yesus memang diceritakan tidak memberitahukan cara bersembahyang, tetapi dari Alkitab khususnya kehidupan nabi-nabi di Perjanjian Lama, (contohnya nabi Daniel) bisa kita ketahui bahwa nabi Daniel bersembahyang dengan cara bersujud, menghadap rumah Tuhan dan diketahui bersembahyang beberapa kali sehari setiap harinya, dalam hal ini nabi Daniel diketahui dari kitab Daniel bersembahyang dipagi, siang dan juga malam hari.
- Pada Kitab Mazmur (dalam bahasanya Yahudinya jika diartikan kebahasa Inggris berarti The Prayers lebih jelasnya bisa didapati bahwa sembahyang harus dilakukan beberapa kali dalam sehari dan pada waktu-waktu tertentu dan hal ini diawali dengan pembersihan diri (wudhu). Dan juga didapati bahwa sembahyang dilakukan dengan berdiri, membungkuk, bersujud, mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi, dan mengucapkan berulang-ulang kata 'yigdal adonai' yang dalam bahasa Inggris "The Lord Be Magnified" atau dalam bahasa Arab "Allahu Akbar".
- Perihal jumlah sembahyang dan tata caranya akan dibahas secara detail pada posting berikut-berikutnya :)-an
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu : sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu"Cat :
- Cara berpuasanya nabi Musa dan Yesus sama, yaitu 40 hari 40 malam (baca Keluaran 34:28 dan Matius 4:1-2)
- Perihal berpuasa akan dibahas lebih detail di posting-an berikut-berikutnya :)
Matius 6 : 19-34, pilar ibadah keempat adalah melakukan ziarah agama
Pada sebuah buku yang ku baca, yaitu " Bacalah Bible" yang ditulis oleh Thomas Mc Elwain, ayat-ayat pada bagian khotbah diatas bukit ini adalah sebuah bentuk apologi mengenai penyakit-penyakit ziarah agama, yaitu kekuatiran akan harta benda yang ditinggalkan jika pergi berziarah dan juga kuatir akan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan selama berziarah.
Hal ini juga bisa diketahui dengan mempelajari susunan kitab Mazmur dalam Alkitab yang pada sebuah bagiannya menunjukkan perayaan-perayaan. Perayaan-perayaan tersebut dituliskan dalam buku "Bacalah Bible" adalah sebagai berikut :
- Mazmur 107-118 = Perayaan paskah dan roti beragi pada bulan ke-7/ bulan pertama taurat (Imamat 23:5-14)
- Mazmur 119 = Perayaan pentakosta (Imamat 23:15-22), pada bulan ke-9, peringatan terhadap turunnya Taurat atau hukum kepada Musa.
- Mazmur 120-134 = memuat nyanyian-nyanyian ziarah, tetapi pada Imamat perayaan ziarah ini tidak didapati.
- Mazmur 135-145 = Perayaan meniup serunai/ pertemuan kudus dan pendamaian (Imamat 23:23-32), pada 10 hari pertama di bulan pertama (bulan ke-7 taurat)
- Mazmur 146-150 = Perayaan pondok daun/ terbenakel (Imamat 23:33-37) - ini adalah perayaan thanksgiving pada kuartal ketiga dibulan pertama.
Pada Yohanes 4:21-23 diterangkan bahwa Yesus sedang membicarakan perihal tempat ziarah yang berubah dan akan menjadi tempat tujuan orang-orang yang benar-benar menyembah Tuhan.
"Percayalah kepadaKu, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. Kamu akan menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian"
Cat :
- Ciri-ciri utama ziarah seperti pengorbanan, berdoa, dan berjalan berkeliling bisa ditemukan dalam Alkitab dan AlQuran
- Tempat ziarah dalam Alkitab telah dipindahkan sejak awal oleh Daud (1 Tawarikh 15:1-29) saat ia memindahkan tabut perjanjian ke Yerusalem dan Yesus kemudian meramalkan akan berpindahnya arah sembahyang dari Yerusalem kesebuah tempat lain (Yohanes 4:21 diatas tersebut)
- Thomas McElwain menulis bahwa rumah Tuhan pertama menurut Alquran adalah Mekkah dan nama kuno Mekkah adalah Bakkah. Hal ini cocok dengan Mazmur 84:5-7 ("Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. S e l a. Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.")
hanya kematian Yesus di salib yang menyelamatkan kita (kis 4:10,12),Wa innahu la'ilmul lis saa'ati fa laa tamtaruna bihaa wa tabi' uunil haadzaa shiraathum mustaqiim (Qs.43 Az Zukhruf 61)..sedangakan perilaku mengampuni orang adalah perbuatan lanjutan (pancaran) dari kita yang telah diselamatkan.
ReplyDeletemengenai hukum2 tata cara ibadah/upacara hal itu telah disalibkan di kayu salib (ef 2:15), hukum 2 upacara terssbut maksudnya ialah menunjuk kepada Yesus dan rencana keselamatanNya yang besar