Thursday, April 16, 2009

Renungan terbesarku

'Isu' bahwa Alkitab yang sekarang diterima dan dianut oleh Kristiani adalah sebuah buku yang dipertanyakan keasliannya karena berbagai perubahan yang didapati dari versi ke versi akibat para penerjemah secara sengaja ataupun tidak sengaja membuatku merenung-renung, benarkah?

Seandainya bisa menemukan Alkitab bahasa Inggris versi yang paling pertama 'terbit', Alkitab bahasa Indonesia versi yang pertama 'terbit', Alkitab bahasa Inggris versi paling akhir 'terbit' dan Alkitab bahasa Indonesia versi yang paling akhir 'terbit' mungkin baru bisa kuteliti sendiri kebenaran 'isu' ini. Tapi apa masih bisa ditemukan Alkitab versi-versi sebelumnya, rasanya tidak ada lagi terjual atau dicetak, mungkin adanya dikeluarga-keluarga yang menyimpan Alkitab milik buyut atau warisan nenek moyang mereka, atau mungkin perpustakaan-perpustakaan gereja dan sekolah-sekolah teologi ya..

Lepas dari masalah tersebut, seandainyapun Alkitab tidak dirubah atau tergubah, membuatku penasaran dengan pertanyaan terbesar, benarkah nabi Muhammad telah diramalkan dalam Alkitab yang akan datang setelah Yesus?

Ahmed Deedat pernah menelaah ayat berikut ini sebagai sebuah ayat mampu menggugurkan doktrin Kristen, ayat yang dimaksudkannya adalah Ulangan 18:18;

Ulangan 18:15-19
"Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan. Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati. Lalu berkatalah Tuhan kepadaku; Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara-saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Ku perintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban"
Cat :
  • Ayat diatas terdapat pada salah satu pasal yang menjadi rangkaian pesan-pesan Musa untuk bangsa Israel untuk diikuti dan dilaksanakan dinegeri baru yang dijanjikan Tuhan setelah mereka melarikan diri dari Mesir.
  • Kata-kata yang ditebalkan adalah ayat yang dimaksudkan oleh Ahmed Deedat dalam pembahasannya yang berhubungan dengan topik ini
  • Kata-kata yang berwarna hijau diatas adalah yang harus kita perhatikan
  • Pada saat dialog ini terjadi, Musa bermaksud menasihati bangsa Israel untuk jangan melakukan hal-hal keji yang dilakukan tetangga-tetangga mereka nanti seperti bertenung dan mendengarkan para peramal. Musa menasihatkan mereka untuk mendengarkan seorang nabi yang akan dibangkitkan Tuhan bagi mereka karena mereka memintanya dan takut dengan cara Tuhan berkomunikasi sekarang dengan mereka (yaitu melalui suara dan api yang besar).
  • Diklaim oleh umat Kristen bahwa ini menunjuk kepada Yesus.
  • Persamaan Yesus dan Musa tidak konsisten. Kalau Yesus = TUHAN maka Musa juga = TUHAN karena nabi yang dijanjikan TUHAN didalam ayat ini dikatakan sama seperti Musa.
  • Apabila Yesus = TUHAN dan Musa tidak, maka Yesus tidak sama seperti Musa seperti yang dimaksudkan ayat ini, sehingga ayat ini seharusnya tidak berlaku bagi Yesus. Kalau diklaim ini menunjuk kepada Yesus maka seharusnyalah Yesus bukan TUHAN.
  • Sehingga ayat diatas sebenarnya bukan menunjuk kepada Yesus, tetapi seorang nabi yang lain.
Sekarang kita perhatikan hal berikut ini:
Yohanes 1:19-25
" Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: 'Siapakah engkau?' Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: 'Aku bukan Mesias.' Lalu mereka bertanya kepadanya: 'Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?' dan ia menjawab: 'Bukan!', 'Engkaukah nabi yang akan datang?' Dan ia menjawab: 'Bukan!', Maka kata mereka kepadanya: 'Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?' Jawabnya: 'Akulah suara orang yang berseru-seru dipadang gurun: Luruskanlah jalan bagi Tuhan! Seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.' Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. Mereka bertanya kepadanya: 'Mengapakah engkau membabtis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia dan bukan nabi yang akan datang?"
Cat:
  • Dari ayat diatas dapat diketahui bahwa pada saat itu mereka menantikan 3 orang, yaitu ; Sang Messiah/ Kristus, Elia, dan 'Nabi itu'.
  • Ramalan Yesaya yang dimaksud adalah yang terdapat dalam Yesaya 40:3
"Ada suara yang berseru-seru: 'Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!"
  • Perihal ramalan nabi Yesaya yang dimaksud ini akan dibahas pada posting-an berikutnya.
  • Alkitab menceritakan bahwa Yohanes menyatakan dia bukanlah ketiga orang tersebut, melainkan seseorang yang diramalkan oleh nabi Yesaya.Tapi, perhatikan pada ayat berikut ini ;
Matius 11:11-15
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembabtis, namun yang terkecil dalam kerajaan sorga lebih besar daripadanya. Sejak tampilnya Yohanes Pembabtis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan -jika kamu mau menerimanya- ialah Elia yang akan datang itu. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
Cat :
  • Ayat ini terdapat dalam pasal yang sedang menceritakan mengenai Yesus bercerita kepada orang banyak mengenai Yohanes Pembabtis, setelah murid-murid Yohanes datang menemui dia.
  • Di ayat 14, Yesus menyatakan bahwa Yohanes adalah Elia yang akan datang itu.
  • Jadi, jika Yesus = Sang Messiah/ Kristus, dan Yohanes = Elia, 'Nabi itu' = ?
  • Setelah Yesus, Alkitab berhenti menceritakan adanya seorang nabi lagi, lalu siapakah 'Nabi itu' yang ditunggu?
Ada sebagian yang menanggapi bahwa 'Nabi itu' disini sama dengan 'Sang Penghibur' yang dijanjikan Yesus, akan datang setelah Yesus pergi. Siapakah 'Sang Penghibur' yang dimaksud?

Yohanes 16:7-14
"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepadaKu; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Masih banyak lagi yang harus Ku ajarkan kepadamu, tetapi kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakanNya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku"
Ayat ini terdapat dalam pasal yang sedang menceritakan apa saja tugas Sang Penghibur yang dijanjikan Yesus akan datang setelahnya.

Berikut adalah ringkasannya :
  • 'Sang Penghibur' tersebut akan ada setelah ketiadaan Yesus.
  • 'Sang Penghibur' tersebut akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman.
  • 'Sang Penghibur' tersebut akan mengajarkan dan memimpin kedalam seluruh kebenaran, (Yesus belum mengajarkan semuanya karena manusia belum dapat menanggung apa yang akan dia ajarkan itu)
  • 'Sang Penghibur' tersebut tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri (didikte langsung, bukannya mendengar lalu menuliskan menggunakan tulisan kata-kata pemikiran sendiri).
  • 'Sang Penghibur' tersebut akan berkata-kata dari apa yang didengarnya (Sang Penghibur tersebut memiliki mulut dan telinga).
  • 'Sang Penghibur' tersebut akan memberitahukan yang akan datang.
  • 'Sang Penghibur' tersebut akan memuliakan Yesus (menjunjung dan menghormatinya).
Cat :
  • Penghibur = Comforter
  • Kata 'Comforter' tersebut mungkin saja diterjemahkan oleh penerjemah kedalam Alkitab bahasa Inggris dari bahasa asli Yunaninya yang sangat mirip.
  • Dalam bahasa Yunani, 'Sang Penghibur' tersebut jika dibahasa Indonesiakan berarti "Yang Paling Dipuji"
  • Dalam bahasa Yunani, 'Sang Penghibur' tersebut jika dibahasa Arabkan berarti "Ahmad" (sebuah bentuk lain dari nama Muhammad).
  • Mengesampingkan urusan bahasa diatas, sebenarnya dalam ayat tersebut dikatakan bahwa 'Sang Penghibur' akan mendengar dan berkata-kata, yang berarti memiliki telinga dan mulut. Hal ini seharusnya bisa menyingkirkan pengartian secara harafiah untuk kata 'Roh Kebenaran' didalam ayat tersebut sehingga 'Sang Penghibur' ini bukanlah 'Roh Kudus' seperti yang dimaksudkan dalam Trinitas.
Beberapa pendapat mereka yang menerima hal ini namun masih saja 'menolak' bahwa 'Sang Penghibur' yang dimaksudkan Yesus adalah nabi Muhammad menunjuk kepada kedua orang dibawah berikut ini sebagai 'Sang Penghibur' tersebut.
  • Joseph Smith Jr
Adalah pendiri gereja Mormon, ia mengaku menerima 'wahyu' diatas set piringan emas yang kemudian diterjemahkannya kedalam tulisan. Joseph Smith Jr ini memiliki beberapa pengikut yang memakai nama yang sama dengannya dan mengaku nabi. Biografi detilnya baca di http://en.wikipedia.org/wiki/Joseph_Smith,_Jr.
  • Ellen White
Nama lengkapnya adalah Ellen Gould White yang tulisan-tulisannya memimpin kepada 'pembentukan'-nya sebuah gereja yang berbakti pada hari Sabat, yaitu Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (Seventh-day Adventist Church). Pengikut-pengikutnya sampai sekarang menjulukinya seorang nabiah, tetapi Ellen G. White sendiri tidak pernah mengaku dirinya nabi. Semasa hidupnya menjadi seorang yang kontroversial dilingkungannya sendiri. Walaupun mengaku pernah mendengar suara-suara tetapi tidak pernah mengaku mendapatkan inspirasi verbal dan juga tidak pernah terdiktekan pesan langsung dari malaikat menjadi tulisan yang ditulisnya ke dalam buku-bukunya. Biografi detilnya baca di http://en.wikipedia.org/wiki/Ellen_White

0 comments:

Post a Comment