Poin-poin :
- Orang yang disebut 'Kristus' itu akan tinggal di sorga hingga waktu pemulihan segala sesuatu
- Hal tersebut difirmankan oleh nabiNya, Musa, sejak zaman sebelum Kristus tersebut
- Kristus dan Allah adalah oknum yang berbeda (Lihat kalimat = Kristus akan tinggal di sorga seperti yang difirmankan Allah)
- Kristus dan nabi yang disebutkan Musa adalah orang yang berbeda, karena Kristus harus tinggal di sorga sampai yang disebutkan Musa ini (nabi) tergenapi
- Nabi yang disebut Musa akan sama seperti dia (Musa), salah satu maksudnya adalah seorang manusia biasa (bukan Tuhan).
Harus dibaca satu perikop kisah 3, bermula saat Petrus menyembuhkan orang lumpuh, kemudian banyak orang heran, dan akhirnya Petrus berkata (ayat 12). Ayat 18 mengatakan bahwa Mesias yg diutusNya harus menderita sebagai kegenapan firman, ayat 20 mengatakan Tuhan mengutus Yesus sebagai Kristus.
ReplyDeleteayat 21-23 ini mengutip perkaatan Musa di ulangan 18:15, 18-19.
ciri nabi yang tidak benar selanjutnya bisa dilihat di ayat 21-22 "perkataannya tidak terjadi dan tidak sampai".bagaimana dengan Yesus?..silahkan buktikan sendiri
Kristus dan Allah adalah satu kesatuan (Yoh 1), mengapa harus berwujud "manusia Yesus" saat datang ke dunia? salah satunya agar manusia bisa menerima keberadaan Allah di tengah2 manusia, manusia akan mati bila melihat kemuliaan Allah secara langsung (Keluaran 19:21)