(Adalah kutipan dialog dalam novel Isabella, dalam babnya yang berjudul Dusta Putih, kalimat yang tebal adalah kutipan dari Alkitab yang ditambahkan oleh pemilik blog, dengan tujuan melengkapkan ayat yang dimaksud dalam novel tersebut.
Novel terbitan Navila ini adalah sebuah kisah nyata, dimana sosoknya melegenda dalam sejarah panjang Islam dan Kristen.)
...
" Silahkan bertanya "
" Baiklah. Aku ingin tahu tujuanmu yang sebenarnya, apakah semata untuk mengajakku kembali masuk Kristen? Sebab jika memang begitu, bukankah tak ada satu ayat pun dalam injil yang menganjurkan orang Kristen untuk mengajak masyarakat lain masuk Kristen? Sebaliknya, dalam injil disebutkan, Yesus hanyalah nabi bagi bangsa Israel saja. Pun, Yesus dikirim hanya bagi bangsa Israel. "
" Tujuanku memang demikian, Isabella. Aku akan mengkristenkanmu kembali. Adapun untuk menjawab pertanyaanmu yang terakhir tadi, bisa kukatakan bahwa sebaiknya engkau mencermati Injil lebih mendalam lagi. Bukankah Injil juga mengatakan bahwa Injil tertutup bagi umat lain? Sehubungan dengan itu, apakah penelitianmu maka engkau meninggalkan agama Kristen? "
" Ya, " Isabella menjawab dengan tegas. " Dituliskan dalam injil, juga dikuatkan oleh al Quran, bahwa Yesus diutus hanya untuk bangsa Israel. Adapun di bagian lain dikatakan pula bahwa Yesus diutus sebagai contoh bagi bangsa Israel, bukan bagi bangsa diseluruh dunia. "
" Mengapa engkau menyebut al Quran? Kukira kita sedang membahas tentang Yesus. "
" Aku menyebut demikian karena dalam ini al Quran dan injil mempunyai pendapat yang sama. Dalam injil Matius [10:5-6] dikatakan, Yesus mengutus kedua belas muridnya dan menyuruh mereka tidak mendekati masyarakat lain, juga tidak memasuki kota Samaria, tapi hanya pergi mencari keluarga yang tersesat dalam keluarga orang Israel. Lalu dalam Matius [15:21-24] disebutkan, 'Seorang wanita Kanaan dari daerah itu, datang kepada Yesus sambil berseru, 'Anak Daud, kasihanilah saya! Anak perempuan saya kemasukan roh jahat. Keadaannya parah betul. ' " (lanjutan ayatnya - ayat 22-24 - ' Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: " Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak. " Jawab Yesus: " Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." ' ).
" Perhatikan baik-baik, Injil pun membuktikan bahwa Yesus tidak datang sebagai nabi untuk kita semua, melainkan hanya bagi bangsa Israel. Karena itu, kurasa lebih baik engkau patuh pada Tuhanmu. Jika engkau mengkristenkan aku berarti engkau telah menentang Tuhanmu dan memberontak terhadap-Nya. "
...
" Jangan bicara kebohongan, Isabella! Setidaknya jangan coba-coba bohong dalam diskusi ini, apalagi didepanku. Engkau mungkin lupa bahwa yang tertulis dalam injil Markus[16:15] adalah, 'Pergilah keseluruh dunia dan siarkan Kabar Baik dari Allah itu kepada seluruh umat manusia. ' Lihatlah ! Betapa jelasnya perintah yang diberikan-Nya untuk mengkristenkan seluruh umat manusia." (mengenai markus 16:15 ini akan ada catatan pada postingan berikutnya)
(baca lanjutan perdebatan diatas dalam novelnya)
...
" Tentu saja aku dapat membuktikannya. Namun sebelumnya, apakah arti kenabian itu menurutmu? "
" Jika engkau dapat membuktikan dua hal tentang nabi Muhammad, maka Islam benar. Jika tidak, Islam salah. Karena bagi setiap nabi, dua hal ini amatlah penting. Pertama, sejumlah nabi terdahulu telah meramalkan kedatangannya. Kedua, dia mampu membuat mujizat. "
" Oh, begitu. Lantas, bagaimana dengan Adam? Apakah ia juga seorang nabi, menurutmu? "
" Tentu! Kenapa tidak? "
"Sebab engkau tadi berkata bahwa salah satu hal yang dapat membuktikan kenabian adalah kedatangannya bisa diramalkan. Nah, apakah ada nabi terdahulu yang meramalkan kedatangan Adam? "
" Engkau pun tahu tidak ada nabi sebelum Adam. Jadi, bagaimana seseorang dapat meramalkannya? "
.... " ... Kemudian kriteria lain, bahwa seorang nabi harus mampu membuat mujizat. Kurasa hal ini bukanlah sesuatu mutlak yang perlu bagi seorang nabi, sebagaimana dinyatakan dalam injilmu. Mengapa? Sebab nabi palsu pun dapat membuat mujizat yang lebih hebat dari Yesus, kuyakin itu. "
...
" Tunggu dulu. Sebelumnya, aku ingin bertanya, atas dasar apakah orang Kristen percaya pada kenabian Musa, Daud, Sulaiman, Jacob, Jusuf, Nuh dan Ibrahim? Kuharap engkau dapat menjelaskannya, sebab dengan demikian, atas dasar penjelasan yang sama, kenabian Muhammad pun akan terbukti dengan sendirinya. "
" Kami menerima kenabian seseorang berdasarkan perbuatannya. " (mengenai ini akan ada catatan pada postingan berikutnya)
" Perbuatan? Perbuatan seperti yang bagaimana? Berilah contoh yang jelas agar kita tidak kesulitan menentukan dasar argumentasi. "
Begitu mendengar pertanyaan Isabella ini, perempuan Kristen tersebut tertunduk diam dalam waktu lama.
...
Ia menjawab, " Kami tak tahu nabi lainnya. Yang kami tahu hanyalah Tuhan Yesus, dan kami percaya pada semua nabi melalui dia. "
" Kalau begitu, engkau harus menjelaskan kriteria kebenaran menurut Tuhanmu agar kenabian Muhammad dapat dibuktikan dengan kriteria yang sama. "
" Baik, bukti kebesaran dari kenabian Tuhan kami adalah bahwa ia dapat menghidupkan orang mati, memberi penglihatan pada si buta, menyembuhkan penyakit lepra, dan membebaskan seseorang dari cengkeraman setan. "
(baca lanjutan perdebatan diatas dalam novelnya)
Friday, July 31, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
matius 15:21-24,...kita harus membaca dari awal hingga akhir satu perikop matius 15. pada akhirnya karena iman perempuan Kanaan itu, anaknya seketika itu juga sembuh (ayat 28). Inti dari perikop ini bukan Yesus hanya datang untuk Israel, tapi iman seorang "outsider" (bukan bangsa Israel) yg menerima Yesus dan anaknya beroleh selamat.
ReplyDeleteMatius 16:15, mengajak orang lain untuk mengikut Kristus?karena hanya dengan mengikut Kristus kita beroleh keselamatan, tidak ada yang lain..bukan untuk Kristenisasi tapi memberitakan kabar keselamtan, kl tidak diterima ya tidak apa2 (mat 10:14)