" Dengarlah hai orang Israel, TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu Esa!..." Ulangan 6:4
Ada beberapa argumen berkembang dengan mulai mengartikan kata 'Esa' sebagai 'sebuah kelompok yang terdiri lebih daripada satu', kenyataannya kata 'Ahad' yang terdapat pada teks asli yang ditulis dalam bahasa Ibrani memiliki makna 'satu entitas', seperti kata 'One' dalam bahasa Inggris yang berarti 'Satu', bukannya 'Satu kesatuan dari beberapa entitas).
" Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? ", Bilangan 23:19
Ayat diatas menunjukkan bahwa Allah bukanlah manusia, dan dengan pernyataan ini tidaklah mungkin Allah kemudian dengan sengaja (apalagi dengan tidak sengaja) memakai wujud manusia dengan tujuan menyelamatkan umat hanya karena umat tidak mungkin melihatNya secara langsung kalau tidak mereka akan mati, seperti argumen yang sering diungkapkan ketika muncul pertanyaan 'kenapa Allah harus berinkarnasi menjadi manusia (Yesus)?'
" See now that I, even I, am He, and there is no god with Me ", Deuteronomy 32:39 (Ulangan 32;39) , alkitab versi KJV, ASV, ERV, WEB, TSK, GSB, AKJ, DBY, KJP, WBS, YLT,
Kata 'with' diatas, berganti menjadi
'besides' dalam alkitab versi NIV, NAS, ESV, DRB, OJB,
'but' dalam versi NLT, BBE,
tidak terdapat dalam versi GWT
kata 'no God with Me', berarti tidak ada etintas lainnya dalam Tuhan yang Satu tersebut
" 'Kamu inilah saksi-saksiKu', demikian firman Tuhan, 'dan hambaKu yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepadaKu dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia, Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi' ", Yesaya 43:10
Baiklah, mari sekarang kita gunakan argumen yang sering digunakan orang Kristen bahwa Perjanjian Lama telah dibuang, dipakukan ke tiang salib, kita pakai injil, apakah yang dimaksudkan dengan Tuhan yang sebenarnya dalam Perjanjian Baru?
" Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja ", Markus 10:18
"Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.", Markus 12:29
" Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia. ", Markus 12:32
" Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu. ", Galatia 3:20
" Karena Allah itu esa dan esa pula dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus. " 1 Timotius 2;5
" Thou believest that God is one; thou doest well: the demons also believe, and shudder. ", James 2:19, ASV, sayangnya dalam alkitab bahasa Indonesia ini menjadi berbeda maknanya dengan adanya tambahan kata 'tetapi', " Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.", Yakobus 2:19
Cat:
1. Jelas Yesus sendiri mengakui bahwa dia bukanlah Allah, dan hukum yang terutama adalah dengan meyakini bahwa Allah itu Esa
2. Paulus sendiri mengakui bahwa Yesus adalah seorang perantara dan seorang manusia biasa. Ia mengatakan bahwa Allah adalah satu oknum, dan Yesus juga adalah satu oknum (manusia - sesuai pengakuannya kemudian 'manusia Yesus Kristus')
Tuesday, May 4, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment